MATI LAMPU

Tadi malam listrik di rumah saya mati, bukan karena saya telat bayar tagihan listrik atau karena tegangan listrik di rumah saya kurang, tapi hal ini dikarenakan PLN mematikan semua aliran listrik yang ada di lingkungan tempat tinggal saya. Gangguan trafo listrik katanya.
Sama seperti orang yang lainnya, yang mengalami gangguan listrik, saya pun tergopoh-gopoh dengan panik mencari sumber cahaya. Entah itu senter atau lilin. Tapi entah mengapa malam itu saya kesulitan menemukan tempatnya, padahal saya biasanya menyimpan salah satu dari barang itu. Di saat saya panik, tiba-tiba dari arah depan saya terpercik api yang perlahan membesar di sebatang lilin yang dipegang oleh ibu saya (ibu saya memang selalu tahu tempat dimana setiap barang yang ada di dalam rumah). Dan tidak lama kemudian, ruangan yang semula gelap gulita, yang bahkan tangan saya pun tidak terlihat oleh mata saya, perlahan menjadi kian terlihat karena nyala lilin yang dipegang oleh ibu saya.
Tiba-tiba di kepala saya terlintas suatu yang gambaran yang mengerikan tentang kegelapan neraka, seperti yang digambarkan oleh Yesus dengan tempat dimana terdapat ratap tangis dan kertak gigi. Jikalau kegelapan di dunia saja, saya tidak bisa melihat dengan jelas bagaimana dengan kegelapan yang ada di neraka ? Selain itu, sedemikian ngerikah kegelapan itu ? Sehingga saya tidak bisa melihat bahaya yang ada di depan atau sekitar saya yang sewaktu-waktu bisa mencelakakan saya.
Saya tidak berdaya, menghadapi kenyataan kegelapan yang ada di sekitar saya. Entah sudah berapa kali badan saya harus terbentur barang-barang yang ada di sekitar saya, pada saat saya berusaha untuk menemukan dimana alat penerang berada. Saya tidak berdaya, sampai akhirnya ibu saya menyalakan lilin yang ada ditangannya. Semuanya tiba-tiba menjadi jelas bagi saya.
Itulah keadaan yang kita semua hadapi. Kita semua berada dalam dunia yang gelap. Sebuah dunia yang berbahaya dan bisa mencelakakan kita kapan saja. Kegelapan tidak pernah bisa menuntun kita kepada kehidupan yang sebenarnya, karena disana hanya terdapat kesunyian yang mengerikan. Tidak ada suatu usahapun yang dapat kita lakukan untuk membebaskan diri kita dari kegelapan itu, dan menemukan terang yang akan menuntun kita di dalam kegelapan. Apapun yang kita lakukan hanya makin membuat kita terluka dan tersakiti. Dan terang tidak akan pernah kita temukan.
Sampai seseorang datang menawarkan terang itu, seseorang yang mengetahui bahwa hanya ada satu terang sejati. Pribadi yang kudus dan mulia, yang bersedia turun ke dunia dari surga demi untuk membawa terang itu bagi kegelapan dunia. Dia datang untuk menawarkan terang itu kepada kita, terang yang akan menuntun jalan kehidupan kita. Pribadi itu adalah Yesus Kristus.
Bila kita saat ini masih berada dalam kegelapan dan tidak tahu kemana harus melangkah, mengapa kita tidak datang kepada sumber terang itu dan mengalami keselamatan dan kehidupan baru yang sebenarnya. Jangan biarkan lampu yang mati kekal itu menghalangi kita untuk datang kepada lilin abadi yang senantiasa ditawarkan kepada kita yang mau percaya kepadaNya. Tuhan memberkati. Amin. SkD (04/11/2006)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEBUAH KEPUTUSAN

YANG TERKASIH

MAAFKAN AKU MA ... !!!